Translate

Minggu, 26 April 2015

Theodolite dan waterpass

   theodolite dan waterpass merupakan alat survey yang bisas digunakan oleh para surveyor pada pekerjaan pengukuran tanah. Masing-masing dari alat tersebut mempunyai perbedaan fungsi di lapangan. Pada perkembangan jaman yang semakin modern ini, theodolite dan waterpass tersebut menjadi perangkat yang ampuh untuk membantu kinerja pengukuran tanah. walaupun harganya terbilang mahal akan tetapi mampu memberikan kontribusi yang luar biasa di bidang pengukuran tanah. Saya bisa bilang seperti ini karena memang selama ini theodolite dan waterpass lah yang membantu pada pengerjaan proyek-proyek ya kedua alat itu. bandingkan apabila anda akan mengukur lahan seluas 2 hektar menggunakan meteran. Berapa lama waktu yang dibutuhkan. tidak salah lagi alat ini mampu memberikan efisiensi waktu saat pengukuran. kedua instrumen ini tidak bisa berdiri sendiri saat melakukan pengukuran. Ada instrumen pelengkap lainnya yaitu rambu atau bak ukur, statif dan meteran. Bak ukur digunakan untuk membaca benang atas, tengah dan bawah. Statif adalah instrumen tempat meletakkan theodolit maupun waterpass yang mempunyai tiga kaki penyangga ke tanah. Lalu apa bedanya antara theodolite dan waterpass??

Theodolite

theodolite merupakan alat ukur digital yang berfungsi untuk membantu pengukuran kontur tanah pada wilayah tertentu. Alat ini mempunyai beberapa kelebihan di antaranya dapat digunakan untuk memetakan suatu wilayah dengan cepat. produk dari pengukuran wilayah menggunakan theodolite ini salah satunya adalah peta situasi dan peta kontur tanah. Peta situasi adalah peta suatu wilayah yang dihasilkan dari pengukuran di lapangan yang didalamnya terdapat data letak bangunan, elevasi tanah atau kontur, letak pohon, letak saluran drainase, koordinat bangunan tertentu, benchmark, sungai, dan sebagainya. Sedangkan peta kontur berisi data kontur tanah saja pada wilayah tertentu. Theodolite ini juga bisa juga digunakan untuk pengukuran bendungan, sungai, tebing, jalan, setting out bangunan. Setting out bangunan adalah kegiatan menentukan patok-patok pondasi di lapangan. Istilah lain adalah memindahkan data pada gambar kerja ke lapangan. Pada proyek gedung alat ini biasa digunakan untuk menentukan as-as pondasi atau kolom, marking elevasi lantai atau patok, cek vertikal kolom, dan sebagainya. ini lah beberapa kegunaan theodolite di lapangan.
Theodolite mempunyai fungsi yang berbeda dengan waterpass di antaranya mampu mengukur sudut horizontal dan vertikal sehingga cakupan pekerjaan yang bisa dilakukan oleh instrumen ini lebih banyak dibanding dengan waterpass. Bagian-bagian pokok pada theodolite bisa lihat pada gambar berikut.
Theodolite. Sumber: Image.google.com
bagian-bagian pokok yang membedakan dengan waterpass adalah
  1.  Operating keys yaitu tombol-tombol yang digunakan untuk memberi perintah pada layar untuk menampilkan data-data sudut, kemiringan, untuk set 0 derajat, dan sebagainya.
  2. Display yaitu layar yang berfungsi menampilkan data-data yang sudah disebutkan pada point no 1
  3. Optical plummet telescope yaitu lensa atau teropong yang digunakan untuk melihat apakah alat ini sudah benar-benar di atas patok atau belum. Apabila sudah tepat di atasnya, maka patok akan terlihat dari Optical plummet telescope.
  4. Horizontal motion clamp yaitu bagian yang digunakan untuk mengunci gerak theodolite secara horizontal
  5. Horizontal tangent screw yaitu bagian pada Horizontal motion clamp yang digunakan untuk menggerakkan theodolite ke arah horizontal secara halus.
  6. Horizontal motion clamp yaitu bagian yang digunakan untuk mengunci gerak theodolite secara vertikal atau naik turun
  7. vertikal tangent screw yaitu bagian pada vertikal motion clamp yang digunakan untuk menggerakkan theodolite ke arah vertikal secara halus.
  8. Nivo Kotak yaitu nivo berisi air dan udara berbentuk lingkaran yang digunakan untuk cek tingkat kedataran pada sumbu I vertikal.
  9. Nivo tabung yaitu nivo berisi air dan udara berbentuk tabung yang digunakan untuk cek tingkat kedataran pada sumbu II horizontal. Dimana sumbu II horizontal harus tegak lurus dengan sumbu I vertikal seperti pada gambar di bawah ini.


Sumbu I dan II pada theodolite. Sumber: Bahan ajar Andi Purnomo, ST MT

Bagian-bagian di atas lah yang akn membedakan fungsi instrumen ini sehingga cakupan pekerjaan bisa lebih luas. Salah satu kelemahan instrument ini adalah membutuhkan waktu setting alat yang lebih lama daripada waterpass karena mempunyai bagian yang lebih kompleks.Setelah anda paham fungsi dari bagian-bagian instrument ini anda selanjutnya bisa mempelajari cara setting alat ini dengan cepat di lapangan pada artikel selanjutnya.

Waterpass

waterpass merupakan alat survey yang lebih simpel dibandingkan dengan theodolite. Selain instrument ini lebih kecil dan ringan. bagian-bagian di dalamnya pun lebih sedikit sehingga fungsi dan kegunaan di lapangan juga terbatas. Fungsi waterpass di lapangan di antaranya digunakan untuk mengukur elevasi atau ketinggian tanah. Biasa digunakan pada proyek perataan tanah, pembuatan lapangan bola, cross dan long section pada jalan atau sungai, untuk marking elevasi pada bowplank atau patok, penentuan elevasi bantu pada kolom bangunan dan sebagainya. Kekurangan dari waterpass ini tidak bisa untuk mengukur dengan sudut horizontal maupun vertikal. Sehingga alat ini tidak bisa digunakan untuk menentukan koordinat suatu titik. hanya elevasi yang mampu dibaca. Sedangkan kelebihan alat ini lebih simpel, kecil, ringan, dan cepat untuk setting alatnya karena pada instrument ini tidak terdapat nivo tabung. hanya ada nivo kotak saja.  

Bagian dari alat ini  adalah
  1. Sekrup A, B, C adalah sekrup yang digunakan untuk menyetting nivo kotak agar gelembung tepat ditengah lingkaran
  2. Cermin yaitu komponen dari waterpass yang berfungsi untuk melihat kedudukan gelembung udara pada nivo pada saat bersamaan membidik rambu.
  3. Sekrup penggerak halus horizontal yaitu sekrup yang digunakan untuk memutar alat ke arah horizontal secara halus.
  4. Sekrup pengatur fokus adalah sekrup yang digunakan untuk mengatur fokus objek sehingga terlihat dengan jelas. Kurang lebih sama dengan fokus pada kamera DSLR
  5. Optical alignment Index yaitu digunakan untuk acuan pengukuran tinggi alat ke tanah
  6. Lensa objektif yaitu lensa yang digunakan untuk menangkap objek.
  7. Lensa okuler yaitu lensa yang digunakan untuk melihat objek yang terletak didepan mata pembidik.
Pada intinya komponen pokok yang terdapat pada waterpass sudah pasti terdapat pada theodolite. hanya saja letak komponen yang berbeda. Alat ukur theodolite dan waterpass mempunyai peranan dan fungsi masing-masing sehingga kita bisa memilih menggunakan yang mana tergantung dari jenis pekerjaan yang akan kita kerjakan. Sebenarnya ada alat ukur yang lebih canggih dari kedua instrument ini yaitu Total Station. Anda bisa membaca artikel selanjutnya yang berjudul Total station untuk melihat perbedaannya.

8 Cara Melatih Kehebatan Otak Kanan

Pernahkah kita (bahkan sering) tidak percaya diri bahwa kita KREATIF? Itu hanyalah anggapan yang justru menenggelamkan kepercayaan diri kita untuk bertindak kreatif!  Berpikir dan bertindak kreatif adalah suatu upaya untuk menggunakan otak kanan (hemispher otak sebelah kanan) secara lebih aktif. Selama ini, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kiri-nya yang berkaitan dengan bahasa, logika, dan simbol simbol dan diarahkan pada pemikiran linear dan vertical (dari satu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya).

Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.

Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.


Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan otak kanan:

1. Selalu bertanya; "Apakah ada cara lain..??" "Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!"

2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. "nih dia gan,, wajar aja seorang entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang tradisi!"

3. Memainkan permainan - permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!"

4. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. "Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!"

5. Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. "Kalau dapet masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS! Mending segera tobat n banyak berdo'a deh.. hehe"

6. Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. "Jangan dikit - dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!"

7. Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif. "Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga copas ide!" 

8. Memiliki "keteramplian helicopter" yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.

IPK, organisasi atau pengalaman kerja, mana yang lebih penting?

“percayalah IPK bukan segala-galanya.. banyak temen gw yang bisa sukses meskipun IPKnya kecil” – taken from a post @kaskus
Index Prestasi Kumulatif, sebuah tolok ukur paling gamblang untuk menggambarkan prestasi seseorang semasa Ia kuliah. Akhir – akhir ini saya mencermati adanya sebuah fenomena yang memperdebatkan mengenai peluang sukses seseorang jika dilihat dari IPK kelulusannya semasa mahasiswa. Banyak yang bilang bahwa IPK itu menggambarkan kualitas diri seseorang, sehingga nilai IPK seseorang adalah gambaran representatif akan masa depannya. Di sisi lain, tidak sedikit yang membantah dengan segudang cerita bahwa banyak orang ber IPK tinggi menganggur dan sebaliknya, orang ber IPK rendah tapi sukses dalam karirnya.
Bagi sebagian besar anak kuliahan, IPK, pengalaman organisasi dan pengalaman kerja adalah 3 hal yang secara turun – temurun digadang – gadang dari senior ke junior sebagai target utama dalam masa kuliah, karena kedua hal tersebut nantinya akan menjadi patokan masa depan yang akan didapatkan pasca lulus kuliah. Saya sendiri ketika jaman menjadi mahasiswa juga tidak tahu banyak mengenai seberapa penting ketiga hal tersebut dalam karir saya nantinya, jadi akhirnya saya hanya asal tebas saja apa yang ada di depan mata saya :P
Kembali menyorot ke ketiga “parameter kesuksesan” mata kuliah tersebut, sebetulnya seberapa penting sih ketiga hal tersebut? Menurut saya, pentingnya hal – hal tersebut dapat bergantung pada beberapa hal, salah satunya adalah target apa yang ingin kita raih pasca lulus kuliah. Nah, karena kini saya sudah dapat melihat lebih jelas, saya ingin memberikan sedikit gambaran mengenai apa saja sih yang bisa anda raih dengan pencapaian anda saat ini :)
IPK Cum Laude ( di atas 3,5, gak pernah ngulang, lulus tepat waktu)
Konon, jadi lulusan Cum Laude adalah impian setiap mahasiswa. Hanya mahasiswa cerdas dan pekerja keras yang bisa mencapainya. Konon juga, masa depan bagi para cum lauders ini sangat menjanjikan. Namun, sepengetahuan saya, hanya ada sedikit cakupan masa depan yang menuntut anda untuk cum laude, antara lain:
  • mengambil beasiswa pasca sarjana dari universitas top dunia
  • melamar pekerjaan super elit, biasanya ditawarkan oleh perusahaan multi nasional dan mendapat jalur karir yang lebih cepat ( biasanya anda juga membutuhkan pengalaman organisasi yang memadai untuk hal ini )
  • melamar anak professor untuk dinikahi :P
di luar itu, setahu saya tidak ada lagi tuntutan cum laude dari dunia karir atau akademis, jadi kalau anda tidak menargetkan hal tersebut, sebaiknya tidak perlu ngotot mengejar gelar tersebut :)
IPK Sangat Memuaskan (di atas 3)
Di bawah cum laude, standar IPK di atas 3 konon adalah batas seseorang dapat digolongkan cerdas atau tidak semasa kuliahnya dulu. Biasanya batas ini juga menjadi tolok ukur bagi sebagian besar orang tua untuk menilai anaknya sukses atau tidak. Namun, seperti halnya kasus cum laude tadi,  sebetulnnya hanya sebagian masa depan yang membutuhkan nilai sekian, antara lain:
  • melamar menjadi PNS di instansi bergengsi, misalnya Bank Indonesia, Badan Pengawas Keuangan, dll
  • melamar pekerjaan dengan percepatan jalur karir, misalnya posisi Management Trainee di perusahaan top
  • mengambil beasiswa di luar negri
  • melamar pekerjaan sesuai skill teknikal mata kuliah di perusahaan berskala nasional sebagai fresh graduate
Jadi, saya rasa kalau ada yang bilang IPK itu tidak penting, saya rasa tidak juga, karena ada pilihan – pilihan jalur masa depan yang harus dicapai dengan IPK tertentu. Namun, kembali ke permasalahan awal, jika hal – hal yang saya sebutkan di atas salah satunya adalah target anda ya berarti IPK adalah syarat mutlak yang harus anda kejar :D
Pengalaman organisasi kelas berat ( ketua BEM/Senat dkk )
Selain IPK, konon pengalaman organisasi adalah sebuah parameter yang juga sangat dilihat ketika seorang lulusan universitas melamar pekerjaan. Konon, makin tinggi jabatannya semasa organisasi, makin besar peluang dapat kerja, namun apakah begitu? Beberapa orang memang terobsesi pada dunia politik kampus hingga mengejar jabatan habis – habisan, namun jika tujuannya adalah dipajang di CV, menurut saya ada baiknya mempertimbangkan kembali, karena setau saya satu – satunya masa depan yang meminta anda untuk berorganisasi kelas berat adalah:
  • menjadi politisi muda dan menarget mencapai kursi legislatif dalam waktu singkat
Di luar itu? setahu saya sih tidak ada, jadi kalau anda menargetkan jabatan di kampus hanya untuk dipajang di CV tapi tidak berencana berpolitik sejak dini, ada baiknya anda pikir – pikir lagi deh :D
Pengalaman Organisasi Memuaskan ( sering ikut, pernah jadi kepala seksi di kepanitiaan, etc )
Nah, kalau untuk yang ini saya rasa bukan target yang sulit. Kalau dulu di kampus saya, berorganisasi itu mudah. Ada puluhan kepanitiaan di seantero kampus yang bisa diikuti, mendapatkan 1 tidak sulit donk? :) menurut saya kadar pengalaman organisasi ini adalah yang paling pas, namun sayangnya untuk mendapatkan “kesempatan – kesempatan” spesial seperti kategori sebelumnya biasanya juga menuntut IPK yang memadai. Biasanya kebanyakan pekerjaan yang menuntut pengalaman organisasi memadai adalah pekerjaan berbau percepatan karir seperti Management Trainee. Namun, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, anda perlu memiliki IPK yang cukup baik juga :)
Jam Terbang Kerja Yang Tinggi
nah, kalau anda punya hal ini dan skill yang mumpuni, sebetulnya anda dapat melamar langsung untuk posisi senior, tidak harus memulai dari jalur fresh graduate, karena toh anda sudah punya pengalaman. Permasalahan utama yang dihadapi para fresh graduate adalah tanpa pengalaman kerja, pekerjaan bagus yang bisa mereka masuki terbatas sekali, kecuali memiliki nilai lebih seperti IPK tinggi atau pengalaman organisasi memadai, mereka harus memulai benar – benar dari bawah.
Namun, mengandalkan jam terbang tanpa IPK atau pengalaman organisasi juga ada kelemahannya. Yang pasti posisi – posisi yang sebelumnya saya bahas nyaris tidak mungkin anda masuki. Saya belum pernah mendengar ada beasiswa kelas dunia yang meminta pengalaman kerja sebagai salah satu syaratnya. Tapi, anda tidak perlu lagi melamar untuk jabatan “junior”, jadi anda tidak akan mengalami masa – masa menjadi fresh graduate :D
Sisanya…
Tenang brur, hidup anda tidak berhenti sampai disini kalau memang anda gagal mendapatkan satu pun dari pencapaian – pencapaian di atas. Anda memang mungkin akan mengawali karir dari posisi yang lebih di bawah dari orang dengan pencapaian – pencapaian tersebut, namun… dalam 4 – 5 tahun, anda akan berubah posisi menjadi “pekerja berpengalaman”, dan selanjutnya pengalaman, kerja keras dan skill andalah yang akan menentukan nasib anda. Mungkin benar ketika menjadi fresh graduate anda tidak lebih mudah dibanding mereka, namun dengan kerja keras, bukan tidak mungkin karir anda melesat kencang. :)
_________
So, itu saja yang ingin saya bagi, diskusi ini awalnya bermula dari ide bung Ilman Akbar untuk membuat artikel mengenai perbedaan dunia kerja dan dunia kuliah. Semoga saja artikel ini dapat bermanfaat bagi anda dalam menyusun masa depan anda :)

penting enggk sih IPK?

1342535311666917303
Wejangan ini saya tulis gara-gara IP saya yang nyaris turun drastis dari semester sebelumnya. Sungguh menyedihkan dan penuh penyesalan. Tapi tidaklah begitu masalah.
Bagi mahasiswa baru mungkin masih belum tahu, belum sepenuhnya mengerti apa itu IPK, cara meraih IPK tertinggi, dan cara menghitung berapakah IP semester yang telah kita tempuh??
IPK adalah singkatan dari Indeks Prestasi Kumulatif atau bahasa kerennya GPA (Grade Point Average) merupakan ukuran kemampuan mahasiswa sampai pada periode tertentu yang dihitung berdasarkan jumlah SKS yang telah ditempuh. Ukuran nilai tersebut akan dikalikan dengan nilai bobot mata kuliah kemudian dibagi dengan jumlah SKS mata kuliah yang diambil pada periode tersebut. Yaa, itulah sedikit keterangan yang saya ambil dari Buku Pedoman Perkuliahan di Kampus saya.
Untuk meraih Indeks Prestasi tertinggi disamping harus rajin belajar dan rajin kuliah, mahasiswa juga perlu kerjasama dengan dosen. Biasanya sebelum perkuliahan awal semester dimulai dosen memberitahu mahasiswa dalam sistem penilaian selama kuliah, dan aturan itu telah disepakati antara dosen dan mahasiswanya. Semacam itu yang dinamakan dengan kontrak kuliah. Penilaian yang umum di gunakan oleh dosen adalah 10% dari kehadiran dan tugas, 30% dari hasil Ujian Tengah semester, dan 50 % dari Ujian Akhir Semester.
Kehadiran Mahasiswa dalam perkuliahan sangatlah penting, selain dapat materi kuliah, biasanya ada penilaian tersendiri dari dosen yaitu keaktifan mahasiswa selama kuliah berlangsung. Dosen akan memberi tugas kepada mahasiswa secara individu ataupun kelompok tergantung dosen pangampu mata kuliahnya. Ujian Tengah Semester (UTS) diselenggarakan setelah kuliah berjalan selama 7 kali pertemuan pada setiap mata kuliah. Kemudian Ujian Akhir semester yang biasanya dosen mengambil nilai 50% dari ujian ini, diselenggarakan setelah 7 kali perkuliahan setelah Ujian Tengah Semester diselenggarakan. Itu gambaran secara umumnya.
Sekarang permasalahannya, IPK tinggi apakah penting dan menjamin??
Jelasnya IPK tinggi memang sangat penting tetapi harus diimbangi dengan kemampuan kita, dan bukan menjadi suatu kepentingan nomor satu. Karena nilai A, B+, dan lain-lain itu tidak menunjukkan dri seseorang. Di zaman serba IT ini nilai dapat dimanipulasi, tapi skill yang akan membenarkan semua. Faktanya, bukanlah hal yang aneh jika smua orang menginginkan nilai A, tapi anehnya sedikit orang yang dapat membuktikan bahwa dia bernilai “A” dalam segala hal. Isn’t right??
Konkritnya, lebih baik kualitas bukan kuantitas. Percuma IP bagus tapi cuman formalitas buat bahan pameran ke orang tua, kualitasnya saja tidak bisa dipertanggungjawabkan. Dan hasil dari semua itu yang sulit kadang diperoleh dengan “normal” dan “murni”. Alias dari keringat sendiri tanpa adanya andil dari “tetangga.”
Buktinya saja tidak sedikit terdapat mahasiswa di Indonesia yang berusaha keras untuk bisa meraih IPK tertinggi walaupun melalui mengikuti kegiatan semester pendek dan remidial, demi meraih IPK diatas 3. Kenapa itu dilakukan? Karena faktanya dalam administratif IPK diatas 3 lebih mudah untuk meraih pekerjaan.
Karena IPK merupakan salah satu syarat dalam mengikuti seleksi pekerjaan. Dan rata-rata dalam setiap lowongan pekerjaan yang ada selalu mencantumkan syarat IPK minimal. Yang pasti IPK tertinggi akan lebih mudah untuk lolos ke tahap selanjutnya yaitu keilmuan, kemampuan kita, dan yang tak kalah pentingnya adalah kemampuan berorganisasi dan komunikasi.
Akan tetapi mahasiswa kadang dilema dengan dihadapkan antara dua pilihan organisasi atau IPK. Lebih penting manakah IPK atau organisasi?
IPK dan organisasi dua-duanya memang penting. Selain bukan hanya pintar dalam hal otak saja tapi kita juga perlu mengetahui ilmu dalam organisasi. Karena di masyarakat itu sangat dibutuhkan dan hal seperti itu tidak akan didapatkan selama kuliah. Jadi, antara IPK dan organisasi saling dibutuhkan dan saling keterkaitan satu sama lain. Poin penting yang harus diperhatikan jika kuliah sambil berorganisasi biar IPK kita tidak di bawah 3 gara-gara kesibukan di organisasi, yang penting kita pandai mengatur waktu.
Karena jika kuliah hanya berorientasi pada IPK tinggi (cumlaude) saja tanpa ada kemauan untuk terjun di dunia organisasi sangatlah (saya pribadi menilainya) salah. Karena di organisasi kita juga pasti akan menemukan dan mengasah softskill. Adapun perpaduan antara skill di bidangnya dengan softskill) dan mengekspansi relasi (networking) sangatlah dibutuhkan selama masih kuliah. Hal seperti ini kadang baru terasa kelika sudah beranjak dari masa perkuliahan. So, jangan cuma jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang). Tapi inget, jika terlanjur terfokus pada suatu organisasi serta mengenyampingkan kuliahnya maka akan berimbas pada molornya kuliah (tidak lulus tepat waktu).
Kesimpulannya, lulus tepat waktu bisa dicapai dengan IPK yang gak harus tinggi, Tapi di samping itu ada juga kok yang softskill-nya jelek dan IPK gak tinggi tetapi dia jadi aset perusahaan. Setiap orang berbeda-beda, jadi semua tergantung pada independen masing-masing. Maka dari itu, pertimbangankan matang-matang.[]

5 tips memotivasi kuliah

5 Tips Motivasi Mahasiswa Agar Selalu Semangat

Mahasiswa yang dengan giat melakukan pekerjaan rumah setiap hari sudah jarang ditemui. Kalaupun ada juga, paling cuma sedikit. Setiap orang membutuhkan dorongan motivasi, dan kamu akan terkejut dengan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah inspirasi tentang opinimu yang menganggap bahwa tugas PR adalah hal yang “sia-sia”. Meskipun jika kamu tidak melihat titik penting dari mengerjakan PR, kamu akan melihat sebuah titik ketika kamu mendapat nilai bagus. 
Jadi, simak tips-tips berikut ini dan pelajari bagaimana untuk menjadi seorang mahasiswa yang lebih termotivasi.
Ubah perspektif  atau cara pandanganmu
Kamu tidak bisa membentuk pondasi untuk pengetahuan di masa depanmu dan keterampilanmu tanpa mengerjakan pekerjaan rumah, tidak peduli seberapa tidak bergunanya PR itu kelihatannya. Bahkan, topik-topik yang tidak membangkitkan sedikit daya tarik pun tetap penting, walaupun sekedar untuk pengetahuan umum dan pengembangan sebagai pribadi. Jika kamu tidak menyukai aljabar, kamu mungkin akan mengerti pentingnya hal ini ketika menyadari bahwa ini merupakan dasar dari ekonomi, bisnis, sains, dan  itu bidang studi lainnya. Ketika berbicara tentang PR bahasa Inggris, kamu perlu memahami bahwa penulisan makalah merupakan keterampilan yang penting untuk dipelajari jika kamu ingin menjadi mahasiswa yang sukses di perguruan tinggi. 
Jadilah ahli di salah satu bidang
Tidak ada mahasiswa yang benar-benar suka dengan semua mata kuliah. Pastinya setiap orang lebih unggul dalam beberapa bidang. Yang perlu kamu lakukan adalah fokus sedikit lebih banyak pada bidang yang sangat kamu sukai, dan bersikap serius untuk mempelajarinya lebih lanjut. Mungkin kamu bisa memulai sebuah blog yang terkait dengan bidang yang kamu sukai atau gemari dan menjadi ahli dalam bidang tersebut. Lakukan penelitian lebih mendalam, jadilah lebih terlibat dan nikmati bidang yang kamu minati.
Namun, hal ini tidak harus membuatmu mengabaikan pekerjaan rumah lain yang kamu miliki; pada kenyataannya, justru pekerjaan rumah yang tidak kamu minati akan membantumu menjadi lebih toleran terhadap topik yang tidak terlalu menarik bagimu. Anggap topik yang kurang kamu sukai sebagai "batu loncatan pendukung" untuk jalur karirmu di masa depan nanti.
Jangan takut persaingan
Kamu tidak perlu menjinakkan semangat kompetitifmu. Bahkan, hal ini sebenarnya dapat membantumu menjadi seorang mahasiswa yang lebih rajin dan senang saat melakukan pekerjaan rumah dan membuat prestasi yang lebih baik,daripada mahasiswa lainnya di kelas. Menjadi kompetitif bukan berarti kamu harus menjadi teman sekelas yang tidak disukai mahasiswa lain.
Kamu dapat bergabung dengan satu atau dua teman dan menginspirasi satu sama lain untuk berbuat lebih baik dalam semua mata pelajaran. Persaingan yang sehat dapat menjadi motivasi yang sangat inspiratif, jika kamu tahu bagaimana mendekatinya. 
Hadiah bisa memotivasi 
Jika proyek ilmiah besar memberikanmu masalah, dan kamu bahkan tidak bisa cukup termotivasi untuk memulainya, kamu harus membuat rencana dan membagi seluruh proses menjadi beberapa langkah yang lebih kecil. Ambil setiap langkah dan ubahlah menjadi target, miliki gambaran besar di depanmu setiap saat. Pastikan mengatur tenggat waktu untuk setiap langkah dan hadiahi diri kamu sendiri dengan perlakuan kecil atau istirahat sejenak setelah berhasil di setiap target. Ketika kamu berfokus pada hadiah, kamu akan termotivasi untuk melakukan segalanya dengan benar.
Dapatkan dukungan untuk mendapatkan motivasi
Jika kamu tidak mendapatkan cukup dorongan dari keluarga atau teman, hal tersebut seharusnya tidak mengganggumu karena ini bukan berarti bahwa tidak ada yang peduli. Gurumu, misalnya, pasti peduli apakah kamu mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan dan belajar dengan baik atau nggak. Guru selalu ada untuk mendukung siswa mereka, karena keberhasilan mereka sebagai pendidik tergantung pada prestasi kelas.
Jika kamu merasa seperti kamu tidak mendapatkan dukungan yang cukup di rumah atau dari teman, kamu bisa juga bergabung dengan forum pendidikan dan menemukan motivasi yang kamu butuhkan. Many people will cheer for you if you are brave enough to cheer for yourself.
Motivasi sangat penting untuk keberhasilan akademismu.
Hal ini biasa terjadi pada semua mahasiswa: Mereka tidak melihat bagaimana pengetahuan yang mereka peroleh di kelas bisa diimplementasikan di dunia nyata, sehingga mereka melihat pekerjaan rumah sebagai tugas yang sia-sia dengan tujuan tunggal untuk menyebabkan mereka stres, memakan waktu luang mereka, dan olahraga untuk sel-sel otak mereka. Jika itu pandanganmu terhadap pekerjaan rumah, itu benar-benar salah!
Yang kamu butuhkan adalah perspektif yang berbeda pada studimu, dan kamu akan mengerti betapa pentingnya PR suatu hari nanti. Ketika kamu belajar bagaimana untuk memotivasi diri sendiri, pekerjaan rumah akan segera menjadi penting dan bermakna di matamu.
Di bawah ini ada beberapa kalimat mutiara yang bisa menumbuhkan motivasimu untuk tetap semangat belajar.
“Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu, kamu dapat mengubah dunia.” – Nelson Mandela
“Hiduplah seolah engkau mati besok. Belajarlah seolah engkau hidup selamanya.” – Mahatma Gandhi
 “Pendidikan adalah tiket ke masa depan. Hari esok dimiliki oleh orang-orang yang mempersiapkan dirinya sejak hari ini.” – Malcolm X
“Seseorang yang berhenti belajar adalah orang lanjut usia, meskipun umurnya masih remaja. Seseorang yang tidak pernah berhenti belajar akan selamanya menjadi pemuda.” -Henry Ford
“Berikan seorang pria semangkuk nasi, dan kamu akan memberinya makanan untuk sehari. Ajarkan seorang pria memelihara padi, dan kamu akan memberinya makanan seumur hidup.” – Confusius
“Pendidikan bukanlah proses mengisi wadah yang kosong. Pendidikan adalah proses menyalakan api pikiran.” – W.B. Yeats
“Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu inginkan, maka kamu tidak akan mendapatkannya. Jika kamu tidak bertanya maka jawabannya adalah tidak. Jika kamu tidak melangkah maju, kamu akan tetap berada di tempat yang sama.” – Nora Roberts
“Orang bijak belajar ketika mereka bisa. Orang bodoh belajar ketika mereka harus.” – Arthur Wellesley
“Belajar layaknya mendayung ke hulu; Jika tidak maju, maka akan terhanyut ke bawah.” – NN
“Jika seseorang bepergian dengan tujuan mencari ilmu, maka Allah akan menjadikan perjalanannya seperti perjalanan menuju surga.” – Nabi Muhammad SAW
“Pembelajaran tidak didapat dengan kebetulan. Ia harus dicari dengan semangat dan disimak dengan tekun.” – Abigail Adams
“Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh.” – Albert Einstein
“Sekolah maupun kuliah tidak mengajarkan apa yang harus kita pikirkan dalam hidup ini. Mereka mengajarkan kita cara berpikir logis, analitis, dan praktis.” – Azis White
“Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan.” – Mario Teguh
“Adalah baik untuk merayakan kesuksesan, tapi hal yang lebih penting adalah untuk mengambil pelajaran dari kegagalan.” – Bill Gates
“Ilmu itu didapat dari lidah yang gemar bertanya dan akal yang suka berpikir.” – Abdullah bin Abbas
”Education is the ability to listen to almost anything without losing your temper or your self-confidence.” – Robert Frost

tugas geografi fisik tentang Diskontinuitas Mohorovicic



NAMA    : M.ZAKIR TAZKIATUN NAF
NRP         : 23-2014-110
KELAS      : c

Diskontinuitas Mohorovicic
Diskontinuitas Mohorovicic adalah batas antara Kerak Bumi dan Mantel Bumi.
Gambar struktur internal lapisan pembentuk bumi (USGS) – Diskontinuitas Mohorovicic (garis merah) ditambahkan oleh Geology.com
Dalam ilmu geologi, istilah ‘diskontinuitas’ digunakan untuk menunjukkan lapisan imaginer yang menjadi batas perubahan cepat rambat gelombang seismik. Pada Kerak Samudera, lapisan ini berada pada kedalaman sekitar 8 kilometer. Sedangkan pada Kerak Benua, pada kedalaman sekitar 32 kilometer. Pada diskontinutas ini, gelombang seismik berakselerasi. Lapisan imaginer inilah yang disebut Diskotinuitas Mohorovicic, atau lebih sederhananya dikenal sebagai Moho.
Bagaimana Moho Ditemukan?
Diskontinuitas Mohorovicic ditemukan pada tahun 1909 oleh Andrija Mohorovicic, seorang ahli kegempaan dari Kroasia. Dia menemukan bahwa cepat-rambat gelombang seismik bergantung pada densitas material yang dilaluinya. Dia menginterpretasikan terjadi perubahan kecepatan dari gelombang seismik seiring dengan perubahan komposisi material pembentuk bumi. Perubahan kecepatan tersebut tentu disebabkan oleh hadirnya material dengan densitas yang lebih tinggi pada kedalaman perut bumi. Semakin tinggi densitas suatu material, semakin cepat pula gelombang seismik merambat melaluinya.
Material pembentuk bumi yang densitasnya lebih rendah, yang berada pada lapisan terluar, kemudian dikenal sebagai Kerak Bumi. Sedangkan material di bawahnya yang mempunyai densitas lebih tinggi dikenal sebagai Mantel Bumi. Melalui perhitungan densitas yang teliti, Mohorovicic menyimpulkan bahwa Kerak Samudera Basaltik dan Kerak Benua Granitik ditopang oleh material yang serupa dengan batuan kaya-olivin, seperti Peridotite.
Seberapa Dalamkah Moho Itu?
Seperti dijelaskan sebelumnya, kedalaman Moho di bawah Kerak Samudera adalah sekitar 8 kilometer. Sedangkan di bawah Kerak Benua sekitar 32 kilometer. Mohorovicic kemudian menggunakan penemuannya tersebut untuk mempelajari variasi ketebalan daripada Kerak Bumi. Dia menemukan bahwa Kerak Samudera relatif memiliki ketebalan yang seragam, sedangkan Kerak Benua memiliki ketebalan yang bervariasi, lebih tebal pada sabuk pegunungan dan menipis pada dataran.
Peta di bawah menggambarkan kontur ketebalan dari Kerak Bumi. Perhatikan pada bagian kontur yang lebih tebal (warna merah dan coklat gelap), menunjukkan jajaran pegunungan yang terkenal di dunia, seperti Pegunungan Andes (Amerika Selatan bagian barat), Pegunungan Rocky (Amerika Utara bagian barat), Pegunungan Himalaya (Asia Tengah, India sebelah utara) dan Pegunungan Ural (utara-selatan antara Eropa dan Asia).
Peta ketebalan dari kerak bumi (USGS)
Apakah Ada Orang Yang Pernah Melihat Moho?
Belum ada yang dapat menembus cukup dalam ke perut bumi untuk melihat Moho. Dan belum pernah ada sumur pengeboran yang yang sampai pada kedalaman Moho. Melakukan pengeboran sampai kedalaman Moho tentu sangat mahal dan beresiko tinggi, karena temperatur dan tekanan yang ekstrim pada kedalaman tersebut. Pengeboran terdalam yang pernah dilakukan berlokasi di Tanjung Kola, Uni Soviet. Kedalamannya sekitar 12 kilometer. Pengeboran Moho pada Kerak Samudera juga tidak pernah berhasil.
Ada beberapa lokasi langka dimana material dari mantel bumi tersingkap ke permukaan melalui proses tektonik. Pada lokasi ini, dapat dijumpai batuan penyusun lapisan batas kerak dan mantel bumi. Salah satu foto dari lokasi ini seperti yang ditampilkan di bawah ini.
Ophiolite berumur Ordovisian di Taman Nasional Morne, Newfoundland. Batuan penyusun mantel bumi tersingkap ke permukaan. (GNU Free Documentation License Image).